Selasa, 01 November 2016

Sahabat Umar Bin khattab RA. Ditakuti Syaitan



      Sahabat Umar Bin khattab RA.
       Ditakuti Syaitan


Dalam kitab bukhari muslim beliau berdua meriwayatkan suatu hadis yang berpangkal pada saad bin Abi Waqas ia berkata;
Pada suatu hari sahabat umar minta izin kepada rasulullah saw. Yang saat itu disekitar beliau banyak wanita wanita Quraisy yang sedang menanyakan beberapa masalah yang mereka alami. Wanita wanita itu tampak berani dan kurang sopan terbukti cara mereka terlalu keras.
Setelah rasulullah memberi izin kepada sahabat Umar, maka sahabat Umarpun segera masuk yang disambut oleh senyuman rasulullah tapi senyuman itu justru membuat pertanyaan sahabat Umar, apa sesungguhnya arti senyuman bagi beliau itu. Rasulullah saw. Menjawab saya heran dari wanita wanita yang ada disampingku ini, setelah mendengar suara mu mereka cepat cepat lari mencari tabir.
Sahabat Umar menyangkal hal itu seraya berkata;
Hai rasulullah saw. Mestinya engkaulah  yang lebih ditakuti dari pada aku. Kemudian sahabat Umar menoleh pada wanita wanita yang  telah bertabir tadi dan bertanya pada mereka.
Hay wanita wanita yang menjadi musuhnya dirinya sendiri. Mengapa kalian takut padaku tetapi tidak takuk kepada rasulullah  saw?
Wanita wanita itu menjawab; karena engkau lebih keras dan lebih kasar dari pada rasulullah saw.
Untuk memisah percakapan meraka itu Rasulullah saw, bersabda;
Artinya;  hay anak khatab demi zat yang diri ku berada dikekuasaannya tidak ada syaitan yang berjumpa dengan mu yang sedang melewati jalan, kecuali ia pasti akan mencari jalan lain yang tidak engkau lalui.

Ada hadis lain yang ditulis oleh imam At-Turmudzi dan imam An-Nasa’i dalam kitab hadisnya masing masing . hadis tersebut adalah dari Buraidah , ia berkata;
Pada suatu hari rasulullah saw. Pulang dari suatu pertumpuran yang beliau lakukan, datanglah seorang wanita muda bernama Juwairiah seraya berkata;
Hay rasulullah saw..,  aku bernazar akan menyanyi dengan diiringi musik terbang bila engkau kembali dengan selamat.
Rasulullah saw. Bersabda ; kalau engkau bernazar maka lakukanlah nazar itu, tapi kalau tidak jangan lakukan , Juwairiah berkata ; aku bernazar wahay rasulullah saw.
Kemudia wanita itu mulai bernyanyi dan memukul terbangnya.
Sebentar kemudian sahabat Abu Bakar ra. Masuk dan wanita itu masih bernyanyi dan memukul terbangnya. Tak lama kemudian sahabat Ali datang dan di susul oleh sahabat Usman ra. Wanita itu masih tetep menyanyi dan memukul terbangnya dengan tenang tetapi setelah sahabat Umar bin Khatab datang. Maka panyanyi muda itu langsung diam dan membuang terbangnya, sehingga Rasulullahsaw. Bersabda;  Sesungguhnya syaitan itu takut pada Umar.
Hadis yang lain menjelaskan bahwa wanita yang bernyanyi dan memukul kendang atau terbang itu berasal dari Hadsi.

Isi Waktu Luang Dengan Berbuat

                                                    Isi Waktu Luang Dengan Berbuat



Orang Orang yang banyak menganggur  dalam hidup ini, biasanya akan menjadi penebar isu dan desas desus yang tak bermamfaat. Itu karena akal pikiran mereka selalu melayang layang tak tahu arah.
Bunuhlah setiap waktu kosong dengan pisau kesibukan , dengan cara itu doktor doktor dunia akan berani menjamin bahwa anda telah mencapai 50 persen dari kebahagiaan . lihat lah para petani, nelayan dan para kuli bangunan . mereka dengan ceria mendendangkan lagu lagu seperti burung burung dialam bebas.mereka tidak seperti anda yang tidur diatas ranjang empuk, tetapi selalu gelisah dan menyeka air mata kesedihan